Jakarta — Di tengah gempuran mobil modern dan kendaraan listrik, sejumlah mobil tua berharga mahal masih setia mengaspal di jalanan Indonesia. Kendaraan-kendaraan klasik ini tidak hanya menjadi...
Jakarta — Di tengah gempuran mobil modern dan kendaraan listrik, sejumlah mobil tua berharga mahal masih setia mengaspal di jalanan Indonesia. Kendaraan-kendaraan klasik ini tidak hanya menjadi simbol nostalgia, tetapi juga aset bernilai miliaran rupiah yang aktif digunakan dalam kegiatan komunitas, pameran, hingga sekadar berkendara santai di akhir pekan.
Keberadaan mobil klasik yang masih berjalan normal ini menunjukkan kuatnya budaya perawatan dan restorasi di kalangan kolektor Tanah Air, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Bali.
Mobil Tua Mahal yang Masih Aktif di Jalan Raya Mercedes-Benz 300SL Gullwing Mobil sport legendaris dengan pintu “sayap camar” ini masih tercatat beberapa kali tampil di acara otomotif klasik Indonesia.
Nilainya diperkirakan Rp25–50 miliar, dan unit yang ada dijaga ketat namun tetap sesekali dikendarai. Toyota Land Cruiser FJ40 SUV lawas ini justru paling sering terlihat mengaspal. Digunakan untuk touring komunitas dan kegiatan off-road ringan, harga FJ40 kondisi orisinal bisa mencapai Rp1,5–4 miliar.
Jaguar E-Type Dijuluki sebagai salah satu mobil tercantik sepanjang masa, Jaguar E-Type masih sesekali terlihat melaju di jalan protokol saat acara komunitas. Nilainya berada di kisaran Rp15–30 miliar. Ford Mustang Mustang klasik era 1960–1970-an masih cukup aktif digunakan kolektor Indonesia.
Raungan mesin V8-nya kerap mencuri perhatian publik, dengan harga Rp5–15 miliar tergantung spesifikasi dan keaslian. Volkswagen Beetle Meski lebih terjangkau, Beetle klasik kondisi orisinal tetap bernilai tinggi dan sering dipakai harian ringan. Unit istimewa bisa dibanderol Rp300–800 juta, dan menjadi ikon mobil klasik yang “ramah jalan”.
Bukan Sekadar Pajangan Berbeda dengan mobil museum, kendaraan-kendaraan ini tetap berstatus laik jalan dan rutin dirawat. Pemilik biasanya menjaga mesin, kaki-kaki, serta kelistrikan agar tetap aman digunakan di lalu lintas modern. Pengamat otomotif menilai mobil klasik yang masih aktif di jalan memiliki nilai lebih tinggi karena membuktikan kualitas rekayasa dan perawatan jangka panjang.
Simbol Gengsi dan Investasi Selain hobi, mobil tua mahal kini dipandang sebagai instrumen investasi alternatif. Nilainya cenderung naik seiring usia dan kelangkaan, terutama jika masih orisinal dan memiliki riwayat kepemilikan yang jelas. Dengan komunitas yang semakin solid dan event otomotif klasik yang rutin digelar, deretan mobil tua mahal diprediksi akan terus mengaspal di Indonesia, menjadi saksi hidup sejarah otomotif sekaligus simbol prestise para pemiliknya. (Bud)

