Hari Minggu bagi Orang Minang: Waktu Pulang, Berkumpul, dan Menguatkan Adat
Padang - Bagi masyarakat Minangkabau, hari Minggu bukan sekadar hari libur, melainkan momentum penting untuk memperkuat ikatan keluarga, adat, dan kebersamaan sosial. Sejak pagi, suasana kampung dan nagari di Sumatera Barat tampak lebih hidup dibanding hari biasa. Kebiasaan yang paling menonjol adalah pulang basamo ke rumah orang tua atau kaum.
Anak-anak yang merantau di kota, bahkan lintas kabupaten, memanfaatkan hari Minggu untuk kembali ke kampung halaman, duduk bersama keluarga, berbagi cerita, serta menjaga hubungan badunsanak yang menjadi nilai utama dalam adat Minangkabau.
Di dapur-dapur rumah warga, hari Minggu juga identik dengan masakan khas Minang. Gulai ayam kampung, rendang, pucuak ubi tumbuak, hingga sambal lado mudo kerap tersaji untuk dinikmati bersama dalam suasana makan bajamba, sebuah tradisi makan bersama yang mencerminkan nilai kesetaraan dan kebersamaan.
Selain itu, hari Minggu sering dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan dan adat, seperti gotong royong membersihkan masjid dan surau, rapat kaum atau suku, serta pengajian dan wirid keluarga. Aktivitas ini menjadi wujud keseimbangan antara adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Sementara itu, kaum muda Minang mengisi hari libur dengan olahraga dan kegiatan positif, mulai dari bermain sepak bola, voli, hingga latihan silek di sasaran.
Lapangan kampung menjadi pusat aktivitas pemuda, sekaligus ruang interaksi sosial lintas generasi. Tak sedikit pula keluarga yang memilih berwisata ke pantai, perbukitan, dan kawasan alam, atau sekadar berjalan sore menikmati kuliner dan suasana kota. Di sisi lain, lapau kopi tetap menjadi ruang diskusi khas Minang, tempat masyarakat bertukar pikiran tentang adat, sosial, hingga perkembangan politik dan ekonomi.
Hari Minggu juga dimaknai sebagai waktu manjalang-mengunjungi mamak, bako, dan kerabat-serta menyambung silaturahmi dengan keluarga di rantau melalui telepon dan media sosial. Tradisi-tradisi tersebut menunjukkan bahwa bagi orang Minang, hari Minggu adalah hari menguatkan jati diri, menjaga nilai adat, serta merawat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Carano News - Merawat Tradisi, Mengabarkan Denyut Kehidupan Nagari.(Rajo)

