Di tengah tren website modern yang penuh animasi, transisi halus, dan desain memukau, ada satu ironi menarik di dunia teknologi: banyak penemu, ilmuwan, dan tokoh besar justru memiliki website yang...
Di tengah tren website modern yang penuh animasi, transisi halus, dan desain memukau, ada satu ironi menarik di dunia teknologi: banyak penemu, ilmuwan, dan tokoh besar justru memiliki website yang sangat sederhana.
Bahkan, jika dinilai dengan standar desain hari ini, tampilannya bisa dianggap "ketinggalan zaman". Namun kesederhanaan itu bukan kebetulan. Ia adalah pilihan.
Bagi para penemu, website bukan alat pencitraan. Website adalah media penyampaian informasi, bukan panggung visual. Selama pesan sampai, fungsi terpenuhi.
Desain hanyalah bonus-dan sering kali dianggap distraksi. Berikut beberapa contoh nyata yang sering dijadikan rujukan. Tim Berners-Lee - Penemu World Wide Web Website: https://www.w3.org/People/Berners-Lee/ Tampilan situsnya sangat minim, berbasis teks, hampir tanpa elemen dekoratif.
Ironis sekaligus simbolik: orang yang menciptakan web justru memperlakukannya sebagai alat, bukan etalase. Fokus utamanya adalah dokumen, ide, dan standar web. Donald Knuth - Legenda Ilmu Komputer Website: https://www-cs-faculty.stanford.edu/~knuth/ Situs ini terlihat seperti halaman akademik era 90-an.
Putih, teks hitam, link biru. Tidak ada upaya "mempercantik". Namun isinya adalah referensi fundamental ilmu komputer yang dipelajari puluhan tahun lintas generasi.
Linus Torvalds - Pencipta Linux Website proyek Linux: https://www.kernel.org Desainnya fungsional, nyaris tanpa sentuhan estetika modern. Semua langsung ke inti: kode sumber, dokumentasi, dan pengumuman teknis. Ini mencerminkan filosofi Linux sendiri-efisien, terbuka, dan berorientasi fungsi.
Paul Graham - Pendiri Y Combinator Website: http://www.paulgraham.com Blog pribadi dengan desain yang hampir sepenuhnya teks. Tidak ada hero image, tidak ada layout kompleks. Namun esai-esainya menjadi bacaan wajib di dunia startup dan teknologi global.
Di sini, ide adalah desain utama. Richard Stallman - Pendiri Free Software Foundation Website: https://stallman.org Situs ini sering disebut "kuno", tetapi justru konsisten dengan ideologinya. Stallman menolak komersialisasi berlebihan, termasuk estetika yang dianggap tidak perlu.
Kesederhanaan adalah pernyataan nilai, bukan keterbatasan. Dari semua contoh ini, muncul satu benang merah: kepercayaan diri intelektual. Mereka tidak perlu membungkus pemikiran dengan visual mencolok.
Karya, gagasan, dan dampak sudah lebih dari cukup. Di dunia yang sibuk memoles tampilan, website para penemu mengingatkan bahwa kecanggihan sejati sering kali tidak berisik. Ia tenang, fungsional, dan bertahan lama-bahkan ketika tren desain datang dan pergi.
Kesederhanaan mereka bukan kemunduran. Ia adalah kemewahan bagi orang yang tahu persis apa yang penting.(***)

