PADANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa kondisi cuaca di Sumatera Barat hingga pergantian Tahun Baru masih berada dalam fase musim hujan aktif. Hujan dengan...
PADANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa kondisi cuaca di Sumatera Barat hingga pergantian Tahun Baru masih berada dalam fase musim hujan aktif. Hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, disertai petir dan angin kencang, diperkirakan masih akan mendominasi sebagian besar wilayah Sumbar. BMKG menyebutkan, dinamika atmosfer saat ini mendukung pertumbuhan awan hujan jenis cumulonimbus, terutama pada siang hingga malam hari.
Kondisi tersebut meningkatkan peluang terjadinya hujan lebat berdurasi cukup lama di sejumlah daerah, termasuk wilayah pesisir dan dataran tinggi. Dalam prakiraan BMKG, wilayah pesisir dan perkotaan seperti Kota Padang dan sekitarnya berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang. Namun pada waktu-waktu tertentu, terutama sore hingga malam hari, hujan dapat meningkat menjadi hujan lebat yang disertai petir, termasuk saat malam pergantian tahun.
Sementara itu, wilayah perbukitan dan dataran tinggi seperti Agam, Tanah Datar, Solok, Pasaman, dan sekitarnya dinilai memiliki risiko lebih tinggi mengalami hujan sedang hingga lebat. Curah hujan di wilayah ini berpotensi terjadi berulang dan dapat memicu gangguan lingkungan. BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca tersebut membawa potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, genangan, dan tanah longsor, khususnya di daerah rawan.
Selain itu, angin kencang dan sambaran petir berisiko membahayakan aktivitas masyarakat di luar ruangan. Di sektor kelautan, BMKG mencatat potensi peningkatan gelombang di perairan Sumatera Barat akibat pengaruh cuaca buruk. Nelayan dan pelaku aktivitas wisata bahari diminta lebih waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat dan petir, serta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas menjelang dan saat perayaan Tahun Baru.
Cuaca hingga pergantian tahun ini bukan sekadar hujan biasa. BMKG menegaskan bahwa kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci agar aktivitas masyarakat tetap aman dan perayaan akhir tahun tidak berubah menjadi musibah. (Bud)

